Sabtu, 27 September 2014

CAMAT BANJARMASIN BARAT BENAHI TITIK PENILAIAN ADIPURA

Banjarmasin, (KBB)
Camat Bajarmasin Barat Husni Thamrin, MIp gebrak titik penilaian Adipura dengan aksi gotong royong bersama warga RT 29 Belitung Selatan merapikan dan membersihkan di sekitar lokasi Peraih Best of The Best Banjarmasin Green &  Clean 2010 pada Jumat (19/9) lalu.
Menurut Camat Husni masyarakat perlu dihimbau dan diingatkan dan diperlihatkan bahwa lingkungan yang bersih memberikan kenyamanan semua pihak  karna itu Adipura wajib diraih oleh Kota Banjarmasin sesuai dg keinginan besar Walikota H. Muhidin.
Camat juga akan terus diajak untuk bergotong royong dengan media siaran keliling yg dipandu langsung oleh Sekcam Didiet Suryadi yg slalu berdampingan dg Camat nya bahkan untuk memberikan konstribusi yang berarti agar di 2015 Banjarmasin meraih Adipura yg penilaiannya mulai Oktober ini Kec. Banjarmasin Barat telah mendirikan 12 Bank Sampah di 9 Kelurahan  yg dilaksanakan secara marathon dalam stu minggu tegas Sekcam Didiet menambahkan.
Jumat (27/9) pagi ini dilaksanakan gotong royong bersama warga di sepanjang Jalan Japri Jamjam dqn akqn terus berlangsung setiap jumat bahkan dunia usaha dan industri pun yg berdomisili di kecamatan b
Banjarmasin Barat akan diajak untuk bisa mengambil peran dengan membersihkan di sekitar lingkungan industri sampai ke pinggir jalan seperti di Zona Industri Jl. P. Muhammad Noor tegas Camat Husni Thamrin melalui Sekcamnya.

 

 

 
 








 



 




Rabu, 28 Mei 2014

Penyerahan Hadiah Lomba


Untuk memotivasi perserta lomba UKS dan Kebersihan Lingkungan RT, Kecamatan Banjarmasin Barat memberikan sejumlah penghargaan kepada para pemenang. Penghargaan berupa piagam diserahkan langsung oleh Camat Banjarmasin Barat pada kesempatan apel linmas Senin, 26 Mei 2014 di halaman kantor Kecamatan Banjarmasin Barat. Selanjutnya kepada para pemenang juga diberikan bantuan berupa uang pembinaan. Mudah-mudahan dengan adanya acara seperti ini, warga masyarakat wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat dapat lebih terdorong untuk  selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Demikian juga kepada pihak sekolah diharapkan dapat terus meningkatkan upaya-upaya kesehatan bagi siswa dan lingkungan sekolah. Untuk Lomba Bersih-bersih kawasan, Komp. Grawiratama RT 39 Kel. Belitung Selatan meraih Terbaik I Kawasan Terencana, Gang Arrahman RT 07 Kel. Pelambuan meraih Terbaik I Kawasan Alamiah, dan RT 39 Jl. Pembangunan Ujung berhasil merebut Terbaik I Kawasan Tepian Sungai. Sedangkan Petugas Kebersihan Terbaik diraih oleh Sdr. Sahawi dari Kel. Pelambuan. Sementara untuk Terbaik I Lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) diraih oleh SMAN 6 Banjarmasin, SMPN 33 Banjarmasin, SDN Teluk Tiram 6, dan TK Nusantara.

Kamis, 22 Mei 2014

Lomba Bersih-Bersih

Upaya menanamkan nilai dan budaya bersih seyogyanya mulai dilakukan dari tingkatan terkecil KELUARGA. Dari keluarga-keluarga yang terbiasa hidup dengan lingkungan bersih akan bermuara pada lingkungan sekitar (Rukun Tetangga) yang bersih. Lingkungan RT-RT yang  bersih akan berujung pada Kelurahan yang bersih. Demikian seterusnya hingga ke tingkatan lebih tinggi. Namun demikian, ajaran tentang kebersihan tersebut ternyata tidak semua mudah diimplementasikan. Boleh jadi satu atau beberapa keluarga mulai menerapkannya, sementara yang lain menjadikannya tidak lebih dari sekadar "tontonan" saja. Hal inilah yang sering terlihat di Kota kita tercinta ini. Bahkan sejumlah aparat Pemda yang turun langsung melakukan aksi bersih-bersih jalan atau pasar dengan maksud merangsang aksi serupa oleh warga kota, seringkali tidak mendapat respon yang diharapkan dari warga sekitar. 
Pergeseran nilai-nilai dan budaya bersih-bersih lingkungan demikianlah yang saat ini menghinggapi kita. Berbagai upaya telah dilakukan Pemda baik oleh Dinas terkait maupun kecamatan dan kelurahan. Salah satu upaya yang diharapkan dapat mendorong aksi bersih-bersih warga adalah dengan melaksanakan strategi kompetisi yaitu dengan cara memberikan "rewards" kepada lingkungan RT yang dianggap terbersih. Untuk itu, Kecamatan Banjarmasin Barat pada bulan Mei  2014 ini melaksanakan kegiatan lomba bersih-bersih lingkungan RT yang terbagi dalam 3 kategori kawasan, yaitu kawasan alamiah, kawasan terencana, dan kawasan tepian sungai, termasuk petugas kebersihannya. Sebanyak 18 RT  dan 3 petugas kebersihan telah mendaftarkan diri  untuk mengikuti kompetisi tersebut. Penilaian dilakukan oleh tim lintas sektoral tingkat kecamatan. Bagi pemenang masing-masing kategori akan mengikuti penilaian pada tingkat kota untuk memperebutkan gelar Kawasan Terbersih Kota Banjarmasin.
Namun, lebih dari itu semua. Setelah beberapa tahun even seperti ini digelar,  alangkah baiknya jika dilakukan evaluasi oleh Pemko, tentang sejauhmana kegiatan tersebut benar-benar memberikan dampak (outcome) yang dikehendaki untuk menumbuhkan budaya hidup bersih warga kota. Jika ternyata tidak berdampak banyak, perlu kembali dipikirkan strategi alternatif yang dinilai lebih baik sehingga tidak sekedar kegiatan rutin yang tak berujung.

Selasa, 22 April 2014

Pembinaan dan Evaluasi Sekolah Sehat

Untuk mempersiapkan peserta lomba sekolah sehat tingkat kota Banjarmasin 2014, perlu dilakukan upaya pembinaan dan evaluasi beberapa sekolah yang diunggulkan untuk mengikuti lomba. Mulai selasa, 22 hingga 24 April dilaksanakan kegiatan pembinaan dan evaluasi sekolah-sekolah terpilih yang ditentukan sebelumnya oleh Tim Pembina. Ada 12 unit sekolah yang menjadi sasaran, di mana tiap jenjang terdapat  masing-masing 3 sekolah. Tim terdiri dari unsur Kecamatan, UPT Dinas Pendidikan, UPT Dinas Kesehatan, UPT Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Unsur Kementerian Agama. Pada hari pertama dilaksanakan kunjungan terhadap TK Inayatul Anfal, TK Nusantara, SMPN 5 dan SMAN 6 Banjarmasin. Hari kedua Tim akan mengunjungi SDN Belitung Selatan 5, SDN Belitung Utara 2, SMA PGRI 6, dan SMP Anggrek Banjarmasin. Terakhir, Tim akan bertamu ke TK Ceria, SMPN 33, SMA PGRI 2, dan SDN Teluk Tiram 6 Banjarmasin.


Minggu, 23 Maret 2014

Lomba Kelurahan 2014


Meskipun baru sekitar sebulan yang lalu menduduki jabatan Lurah Belitung Utara, Seno Wahyudi sangat bersemangat membenahi berbagai kekurangan yang terdapat di Kelurahan yang dipimpinnya. Baik terkait dengan aspek administrasi, swadaya masyarakat, hingga urusan ke-PKK-an pun tidak luput dari perhatiannya. Betapa tidak, kelurahan yang dipimpinnya dipercaya untuk mengikuti lomba kelurahan tingkat Kota Banjarmasin mewakili Kecamatan Banjarmasin Barat. Camat dan seluruh perangkat Kecamatan serta para Lurah di wilayah ini turut memberikan dukungan dan motivasi kepada Kelurahan Belitung Utara. Hari ini, Senin 24 Maret 2014 sebagaimana dijadualkan, rombongan Tim Penilai dari Tingkat Kota Banjarmasin yang dipimpin Kepala BKBPMP tiba di Kelurahan ini untuk melaksanakan penilaian. Momentum lomba kelurahan hendaknya dapat menjadi titik awal perbaikan administrasi pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di tingkat kelurahan, tidak saja bagi peserta lomba, namun juga bagi kelurahan lain bahkan Kecamatan.







Selayang Pandang

Dengan luas lebih dari 13 km persegi, Kecamatan Banjarmasin Barat dihuni sekitar 150 ribu penduduk yang tersebar di 9 kelurahan, yaitu  Pelambuan, Teluk Tiram, Telaga Biru, Basirih, Telawang, Belitung Selatan, Kuin Cerucuk, Kuin Selatan, dan Belitung Utara. Bekerja di sektor industri, perdagangan, dan jasa menjadi pilihan utama masyarakatnya. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan Pelabuhan Trisakti, industri pengolahan karet alam, packing semen, dsb. Penggunaan moda transportasi sungaipun menjadi penting di wilayah ini, bahkan banyak warga yang memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan aktivitas kesehariannya seperti mandi dan mencuci. Sungai Barito yang menjadi garis batas Kecamatan ini dengan Kabupaten Barito Kuala menduduki posisi sangat vital sebagai prasarana transportasi maupun penunjang aktivitas sehari-hari warga. Di Sungai ini pula terdapat Pulau Kembang yang menjadi salah satu obyek wisata alam di Banjarmasin dan sekitarnya. Terdapat beberapa jenis flora dan fauna khas Kalimantan seperti pohon rambai dan bekantan (kera hidung panjang) yang hidup di Pulau Kembang. Pada hari-hari tertentu, pulau ini ramai dengan tamu dari etnis China untuk berziarah.
Selain itu, di salah bagian Sungai Barito atau tepatnya di muara Sungai Kuin yang menjadi pembatas Kecamatan Banjarmasin Barat dengan Kecamatan Banjarmasin Utara memiliki obyek wisata Pasar Terapung yang unik dan banyak dikunjungi turis, baik lokal maupun mancanegara. Bahkan tidaklah lengkap ke Banjarmasin jika belum berkunjung ke Pasar Terapung.